Pages

Rabu, 31 Oktober 2012

polarimeter



 Alat Polarimeter
Polarimeter merupakan alat yang digunakan untuk mengukur besarnya putaran optik yang dihasilkanoleh suatu zat yang bersifat optis aktif yang terdapat dalam larutan. Jadipolarimeter ini merupakan alat yang didesain khusus untuk mempolarisasi cahaya oleh suatusenyawa optis aktif. Senyawa optis aktif adalah senyawa yang dpat memutar bidang polarisasi,sedangkan yang dimaksud dengan polarisasi adalah pembatasan arah getaran (vibrasi) dalamsinar atau radiasi elektromagnetik yang lain. Untuk mengetahui besarnya polarisasi cahaya olehsuatu senyawa optis aktif, maka beesarnya perputaran itu bergantung pada beberapa faktor yakni:struktur molekul, temperatur, panjang gelombang, banyaknya molekul pada jalan cahaya, jeniszat, ketebalan, konsentrasi dan juga pelarut. Polarisasi bidang dilakukan dengan melewatkancahaya biasa menembus sepasang kristal kalsit atau menembus suatu lensa polarisasi. Jikacahaya terpolarisasi-bidang dilewatkan suatu larutan yang mengandung suatu enantiomer tunggalmaka bidang polarisasi itu diputar kekanan atau kekiri. Perputaran cahaya terpolarisasi-bidangini disebut rotasi optis. Suatu senyawa yang memutar bidang polarisasi suatu senyawaterpolarisasi-bidang dikatakan bersifat aktif optis. Karena inilah maka enantimer-enantiomerkadang-kadang disebut isomer optis.Prinsip kerja alat polarimeter adalah sebagai berikut, sinar yang datang dari sumbercahaya (misalnya lampu natrium) akan dilewatkan melalui prisma terpolarisasi (polarizer),kemudian diteruskan ke sel yang berisi larutan. Dan akhirnya menuju prisma terpolarisasi kedua(analizer). Polarizer tidak dapat diputar-putar sedangkan analizer dapat diatur atau di putar sesuaikeinginan. Bila polarizer dan analizer saling tegak lurus (bidang polarisasinya juga tega lurus),maka sinar tidak ada yang ditransmisikan melalui medium diantara prisma polarisasi. Pristiwa inidisebut tidak optis aktif. Jika zat yang bersifat optis aktif ditempatkan pada sel dan ditempatkandiantara prisma terpolarisasi maka sinar akan ditransmisikan. Putaran optik adalah sudut yangdilalui analizer ketika diputar dari posisi silang ke posisi baru yang intensitasnya semakinberkurang hingga nol. Untuk menentukan posisi yang tepat sulit dilakukan, karena itu digunakanapa yang disebut “setengah bayangan” (bayangan redup).
Untuk mancapai kondisi ini, polarizer diatur sedemikian rupa, sehingga setengah bidangpolarisasi membentuk sudut sekecil mungkin dengan setengah bidang polarisasi lainnya.Akibatnya memberikan pemadaman pada kedua sisi lain, sedangkan ditengah terang. Bilaanalyzer diputar terus setengah dari medan menjadi lebih terang dan yang lainnya redup.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar